Dua hari yang lewat, sore hari, saya balik dari jatinangor ke dipatiukur. Itu bus terakhir yang ada hari itu. Alhasil bus tersebut cukup padat penumpangnya. Saya berada dibagian tengah bus. Yah...bisa ditebak juga kalau semua isinya kebanyakan mahasiswa. Keturunan cina kayanya...
Nah,,,saya perkirakan kebanyakn disana adalah mereka mahasiswa ITB karena saya melihat lambang di jaket2 mereka.
Yang menarik perhatian saya, dari awal-awal perjalanan mereka bernyanyi-nyanyi bareng-bareng. Yaa....itung-itung buat melepas kepenatan juga kali ya.Mulai dari nidji,ada band, potret, dan lain-lain. yang paling menarik menurut saya adalah ketika entah apa sebabnya mereka juga ikut menyanyikan lagu-lagu wajib. Hymne guru, dari sabang sampai marauke, dan ada sekitar lima lagu wajib yang mereka nyanyikan. Buakan nyanyiannya yang menarik perhatian saya, tapi yang menyanyikannya kebanyakan orang cina. Kita bisa lihat dari wajahnya kan?
Intinya,,,mereka bisa hafal lagu-lagu wajib Indonesia. Terlepas dari apakah mereka sudah menjadi WNI atau pun tidak Apa kita orang-orang Indonesia asli hafal?Lagu Indonesia raya pun mungkin tidak...Saya ingat waktu itu pernah ditayangkan oleh salah satu stasiun televisi swasta, betapa sedihnya banyak kita-kita tidak hafal lagu Indonesia Raya. Lagu kebangsaan kita sendiri. Mereka sampai lagu yang jarang dinyanyikan pun mereka hafal.
Kalau mereka bisa kenapa kita tidak? Mulai tumbuhkan rasa cinta kepada negara sendiri. Malu pada negara yang belakangan merdeka tapi sudah maju di zaman sekarang
Minggu, 01 Maret 2009
Langganan:
Komentar (Atom)
